Belanja Bijak. Powered by Blogger.

Tips Memulai Investasi (Bagian 2)

Tips memulai investasi yang aman
 
Melanjutkan dari tulisan sebelumnya, investasi telah menjadi pengetahuan umum bagi sebagian orang yang telah melek finansial. Namun, demikian, tetap ada aturan-aturan yang harus diperhatikan agar niat investasi kita malah membuat keuangan dan kehidupan kita menjadi terpuruk.

Berikut kelanjutan tulisan tentang Tips Memulai Investasi :

Kelima, kuatkan hati dan jangan mudah terbujuk.  
Maksudnya terbujuk di sini apa ya? Banyak sekali. Hidup di era data dan informasi yang melimpah seperti sekarang ini, maka akan banyak pula datang tawaran investasi. Tentu saja tawaran investasi yang sekilas memberikan hasil yang baik dan memukau.

Semua mengajak bergabung untuk investasi. Tapi, jangan lupa untuk ma
was diri. Benarkah mereka tulus ingin membantu kita meningkatkan value atas pendapatan kita? Jawabannya : TIDAK! Mereka hanya mengejar komisi penjualan. Lha, saat kita terpuruk karena investasi merugi, kita tidak bisa apa-apa. Wong mereka juga tidak bisa membantu, mereka juga jatuh. Nasihat eksplisitnya : Jangan pernah percayakan sebagian besar uangmu kepada siapapun.

Keenam, manfaatkan rejeki macan dengan bijak.Semisal dapat warisan tanah, rumah atau undian rumah dan lainnya. Nasihat bijaknya, jangan pernah warisan dalam bentuk rumah dijual dan jadi uang tunai lalu diinvestasikan ke instrumen investasi yang berisiko. Pertahankan saja rumah itu. Semisal, kita terbebani dengan biaya perawatan yang terlalu besar. Tidak mengapa jika jual saja rumah itu namun langsung dibelikan 1-2 rumah yang lebih kecil dengan biaya perawatan lebih rendah. Atau bisa pula diproduktifkan menjadi rumah tinggal, sewa, dan lain-lain.

Ketujuh, jika semua kredit dan tagihan lunas apakah boleh berinvestasi? Sabar, jawabnya belum! Tarik nafas dulu. Lanjutkan kebiasaan menabung tunai sampai mencukupi biaya hidup selama 6-12 bulan ke depan. Jika pengeluaran kita sebesar Rp4 juta sebulanm maka paling tidak kita harus mempersiapkan dana hingga Rp48 juta untuk keperluan darurat ke depan.
Jika sudah tercapai, barulah berpikir untuk berinvestasi. Lalu berapa yang harus kita investasikan?

Seperti pada poin satu, Investasikan saja dulu 5-10%, sisanya tetaplah menabung uang tunai. Investasinya kok kecil sekali 5-10%? Tunggu sampai cukup beli emas lantakan kecil. Lalu diamkan. Jangan diingat-ingat terus apalagi sampai memantau pergerakan harga emas harian. Harap dicatat, emas dan rumah disimpan untuk investasi dasar saat kebutuhan besar mendesak terjadi.

Tips Memulai Investasi yang aman

Kedelapan, Berpikirlah untuk memiliki rumah kedua atau tanah 
Saat cicilan rumah lunas dan cadangan emas sudah lumayan, maka langkah persiapak investasi selanjutnya adalah beli rumah kedua atau tanah. Tentu beli di tempat yang anda mudah mencapainya kapan waktu anda mau. Punya notaris yang bisa dipercaya dan selalu cek notaris copy sertifikat untuk dilihat keasliannya.

Jangan mudah terbujuk untuk membeli tanah/ rumah yang berharga miring tappi bukti-bukti kepemilikan nya tidak lengkap atau tidak sah. Rumah adalah satu-satunya investasi yang paling menguntungkan. Paling tidak, setiap 2-3 tahun harga rumah naik 100%. Tipsnya, setiap rumah lunas, ambil jarak mengambil nafas alias periode bebas cicilan selama 12-18 bulan. Barulah kemudian target beli rumah lagi. Lewat KPR pun tidak apa-apa. Uang mukanya? Nah, itulah manfaat 12-18 bulan tadi, bisa dijadikan periode untuk menabung tunai atau membeli emas.

Kesembilan, pecah portofolio. Maksudnya, saat sudah punya beberapa rumah dan tanah (ini biasanya tercapai setelah 10-12 tahun kemudian) maka pikirkan untuk menjual rumah yang mengalami tingkat kenaikan paling tinggi. Jangan merasa sayang dengan harta.

Kalau hitungan kita, harga rumah tersebut sudah naik tinggi dan mampu memberikan untung besar, jual saja. Lalu belikan rumah yang harganya lebih murah. Siapa tahu dapat dua rumah. Atau boleh juga dipecah untuk membeli rumah yang lebih kecil sisanya dijadikan investasi rupa-rupa : beli sukuk, asuransi tradisional (yang anda kenal baik agennya) atau beli emas lagi boleh.

Tips Memulai Investasi yang aman

Kesepuluh, doa dan sedekah.Dalam setiap melakukan investasi jangan lupa berdoa. Terutama doa dan restu dari orang tua, mertua, dan anak-anak yatim. Percayalah, doa mereka sungguh-sungguh membantu. Selalu ada invisible hand yang akan membantu di saat-saat sulit.

Demikian, sepuluh tips aman memulai investasi. Intinya sebagaimana ditulis di muka, adalah jangan tergiur dengan aneka tawaran investasi yang aneh-aneh belakang ini. Belajarlah dari orang tua kita dahulu. Ibu kita investasi emas, bapaknya investasi tanah. Dan itu sudah terbukti! (min)




Bagikan :
+
Previous
Next Post »
Jadilah Konsumen yang Cerdas
 
Template By Kunci Dunia
Back To Top